4 Bahasa Coding Untuk Mendesain Web eCommerce

4 Bahasa Coding Untuk Mendesain Web eCommerce – eCommerce telah berevolusi secara signifikan selama sedekade terakhir dan diperkirakan akan mencapai jumlah penjualan ritel dalam e-commerce sebesar $ 4 triliun pada tahun 2020, menurut IBM, jumlah tersebut boleh jadi dikoreksi karena adanya pandemi virus corona, tetap di masa normal perkembangan e commerce tetap sangat tinggi.

Oleh karena itulah, website menjadi senjata utama dari e commerce. Walau begitu, tidak semua pedagang mampu membuat website, apabila dibuatkan mereka pun kadang mengantri, karena terlalu sedikit pengembang web pro dibandingkan dengan jumlah bisnis yang dilayani. Oleh karena itulah ada ide untuk membuat desain web sendiri.

Sejatinya, ada banyak Sistem Manajemen Konten (CMS), plugin yang tersedia secara bebas bagi siapapun untuk mengatur keberadaan ritel onlinenya masing-masing. Namun pada akhirnya, semuanya akan tergantung pada keahlian, kreatifitas, dan pada tingkat tertentu trik dan solusi agar web memudahkan penjualan.

Jika tidak memiliki keterampilan coding apa pun dan tetap ingin mengoperasikan toko online yang relatif kecil, maka hosting WordPress, WooCommerce, dan Shopify adalah pilihan yang bagus. Selain itu, Magento juga jadi platform terbaik bagi mereka yang menginginkan lebih banyak kebebasan untuk menyesuaikan tampilan toko nya. Dengan solusi kunci ini sejatinya tidak perlu menulis satu baris kode pun.

Tetapi jika bisnis yang Anda punya memiliki sumber daya yang cukup untuk menyewa pengembang yang berpengalaman, maka kita tidak harus memilih bahasa pemrograman yang sesuai untuk proyek pengembangan eCommerce, karena para profesional itulah yang memilihkan. Tapi jika tidak, kenali juga bahasa coding di bawah ini.

Setiap bahasa coding akan memiliki kekuatan dan kelemahannya sendiri, sehingga pilihan pada akhirnya akan jatuh ke persyaratan proyek dan keahlian pemrograman yang tersedia. Berikut adalah beberapa bahasa dan teknologi pemrograman yang paling cocok untuk membangun solusi eCommerce yang sangat menarik.

1. Java Java adalah bahasa pemrograman berbasis kelas berorientasi objek populer yang digunakan untuk membangun situs web eCommerce. Itu juga dilengkapi dengan alat yang kuat untuk membuat pengembang lebih produktif. Karena toko online akan dibuat dengan Java, bahasa nya sangat fleksibel, ia akan bekerja dengan baik pada semua jenis browser. Java juga sangat kuat dalam hal debugging dan itu akan sangat penting bagi bisnis online di dunia nyata.

2. JavaScript : Begitu JavaScript muncul ke “dunia persilatan” tidak butuh waktu lama untuk menjadi pilihan popular. Dengan alat coding ini, orang dapat dengan mudah membangun toko eCommerce interaktif yang berfungsi di hampir semua browser web. Bahasa ini juga memungkinkan membuat situs web dengan sangat cepat dan memberi pengguna akhir pengalaman yang lebih baik (UX). JavaScript dapat digunakan untuk pengembangan front-end dan back-end dan dilengkapi dengan beragam perpustakaan dan modul untuk setiap fitur.

3. PHP : Untuk pengembangan eCommerce, PHP adalah bahasa pemrograman yang paling banyak diadopsi. Bahasa yang sangat skalabel, fungsional, dan berorientasi objek. Namun, gaya codingnya berbeda, jadi mungkin perlu beberapa waktu bagi siapapun untuk terbiasa dengannya. Contoh yang bagus dari platform eCommerce utama yang dibangun dengan PHP adalah Magento.

4. Python : adalah bahasa pemrograman populer lainnya yang sangat efisien dengan tingkat keterbacaan yang ditingkatkan. Akibatnya, banyak pengembang cenderung memilih opsi ini. Bahasa pemrograman ini mudah dipelajari dan mengubah pengembangan seolah sedang berjalan-jalan di taman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *